Penyakit Ga Mood Sahabat

Ini tentang salah seorang sahabatku. Sudah hampir 2 tahun lebih aku dekat dengannya, walaupun pada awal-awal semester kami masih tak pedulian satu sama lainnya. Nah, selama beberapa tahun inilah aku sedikit demi sedikit sudah bisa menilainya. Dia ini tipikal cewek yang senang dimanja dan diperhatikan. Setia sih orangnya. Tapi agak keras kepala. Kadang-kadang kalau sudah ga mood dengan sesuatu, dia langsung saja memisahkan diri dan tidak memedulikan kami lagi. (Pusing banget dibuatnya).
Kami yang sudah terbiasa dengan keadaannya yang seperti itu pasang muka cuek aja. Bukannya tak peduli. Toh itu memang sudah kebiasaannya. Biasanya, kalau moodnya lagi ga baek, dia ga bakalan mau dekat-dekatan dengan kami. Bahkan untuk sekedar menyapa atau ngobrol pun susah. Beuh.

Dan belakangan ini, aku sedikit merasa asing dengannya. Sepertinya moodnya lagi ga baek. Engga tau mengapa. Dia yang biasanya sering menggelayut dan bermanja-manja tak mau menggubris kami. Heran deh. Padahal kami engga merasa ada salah apapun. Jadi bingung ne. Kok bisa ya gaje gitu? Hmm…

Setau aku. Belakangan ini aku dan 2 sahabatku yang lainnya lagi agak kompakan dengan teman-teman pecinta korea di ruangan kami. Asik memang nongkrong dengan mereka. Selain rajin ngerjain tugas-tugas kuliah, mereka juga selalu tampak hepi fun. Dulunya aku engga dekat dengan kelompok ini. Karna kukira mereka tak senang bergaul dengan teman-teman lain yang dianggapnya tak bisa nyambung dengan mereka. Ternyata penilaianku salah, mereka kocak habis. Sumpe. (Yaah, habisnya aku engga pernah dekat dengan mereka sih, awal dekat dgn mereka pas ikutan jadi panitia bazar buku).

Nah. Ternyata, sahabatku yang lagi engga mood itu menurutku terlihat agak ga nyaman dengan suasana baru ini. Mungkin dia merasa tersisihkan. Semenjak kami dekat dengan teman-teman pecinta korea itu, kami ga bisa meladenin kemanjaannya lagi. Sudahku bilang, bukannya ga mau peduli. Tapi suer, aku agak sulit meladeni orang-orang yang manja.

Tadi sore saja, begitu waktu kuliah selesai. Dia langsung saja keluar ruang, ga nyapa n pamit ama kami dulu. Biasanya tuh, dia pasti ke tempat kami dulu n ngobrol cas cis cus….
Belakangan aku tau, setelah aku baca salah satu komentar di wall FB-nya, ternyata dia merasa ga nyaman di kampus akhir-akhir ini. Dia ga bilang mengapa.

Alaa..
Aku engga mau ambil pusing. Udah Gede. Masak masih ngambek-ngambekan gini. Punya sahabat di samping ga dipeduliin. Jadi muales kalo gini. Biarkan sajalah dia menenangkan pikirannya terlebih dulu. Nanti kalo pikirannya itu udah adem, pasti dekat lagi dengan kami. Aneh buanget ya. Udah beberapa tahun seatap, tapi masih belum bisa merasa nyaman antar masing-masing teman yang ga sering dekat. Atau mungkin dia ada masalah lainkah? Kok ga sharing ya…..
Ga mood itu terkadang bisa jadi penyakit. Apalagi jika sampai orang lain pun ketiban ga moodnya tuh. Pusing jadinya. Jadi ikutan terbebani. Soalnya kepikiran dia terus, takutnya ada apa-apa ma dia, kami cuma besangak di sini. Engga tau apapun. Huaa..
Sahabatku ini aneh. Jadi, untuk apa ada kami? Atau justru dia udah mulai ga bisa percaya lagi ma kami??
Aduh, kok malah berprasangka gini ya….weleh, weleh. ;3

Muuacch dululah….
Biar huanget…haha

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.