<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>This Is D&#039;time 4 Relax</title>
	<atom:link href="http://putri07maulina.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://putri07maulina.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 16 Dec 2010 11:24:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='putri07maulina.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>This Is D&#039;time 4 Relax</title>
		<link>http://putri07maulina.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://putri07maulina.wordpress.com/osd.xml" title="This Is D&#039;time 4 Relax" />
	<atom:link rel='hub' href='http://putri07maulina.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Penyakit Ga Mood Sahabat</title>
		<link>http://putri07maulina.wordpress.com/2010/12/16/penyakit-ga-mood-sahabat/</link>
		<comments>http://putri07maulina.wordpress.com/2010/12/16/penyakit-ga-mood-sahabat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Dec 2010 11:24:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puTri_</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://putri07maulina.wordpress.com/?p=216</guid>
		<description><![CDATA[Ini tentang salah seorang sahabatku. Sudah hampir 2 tahun lebih aku dekat dengannya, walaupun pada awal-awal semester kami masih tak pedulian satu sama lainnya. Nah, selama beberapa tahun inilah aku sedikit demi sedikit sudah bisa menilainya. Dia ini tipikal cewek yang senang dimanja dan diperhatikan. Setia sih orangnya. Tapi agak keras kepala. Kadang-kadang kalau sudah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putri07maulina.wordpress.com&amp;blog=5595320&amp;post=216&amp;subd=putri07maulina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini tentang salah seorang sahabatku. Sudah hampir 2 tahun lebih aku dekat dengannya, walaupun pada awal-awal semester kami masih tak pedulian satu sama lainnya. Nah, selama beberapa tahun inilah aku sedikit demi sedikit sudah bisa menilainya. Dia ini tipikal cewek yang senang dimanja dan diperhatikan. Setia sih orangnya. Tapi agak keras kepala. Kadang-kadang kalau sudah ga mood dengan sesuatu, dia langsung saja memisahkan diri dan tidak memedulikan kami lagi. (Pusing banget dibuatnya).<br />
Kami yang sudah terbiasa dengan keadaannya yang seperti itu pasang muka cuek aja. Bukannya tak peduli. Toh itu  memang sudah kebiasaannya. Biasanya, kalau moodnya lagi ga baek, dia ga bakalan mau dekat-dekatan dengan kami. Bahkan untuk sekedar menyapa atau ngobrol pun susah. Beuh.</p>
<p>Dan belakangan ini, aku sedikit merasa asing dengannya. Sepertinya moodnya lagi ga baek. Engga tau mengapa. Dia yang biasanya sering menggelayut dan bermanja-manja tak mau menggubris kami. Heran deh. Padahal kami engga merasa ada salah apapun. Jadi bingung ne. Kok bisa  ya gaje gitu? Hmm&#8230;</p>
<p>Setau aku. Belakangan ini aku dan 2 sahabatku yang lainnya lagi agak kompakan dengan teman-teman pecinta korea di ruangan kami. Asik memang nongkrong dengan mereka. Selain rajin ngerjain tugas-tugas kuliah, mereka juga selalu tampak hepi fun. Dulunya aku engga dekat dengan kelompok ini. Karna kukira mereka tak senang bergaul dengan teman-teman lain yang dianggapnya tak bisa nyambung dengan mereka. Ternyata penilaianku salah,  mereka kocak habis. Sumpe. (Yaah, habisnya aku engga pernah dekat dengan mereka sih, awal dekat dgn mereka pas ikutan jadi panitia bazar buku). </p>
<p>Nah. Ternyata, sahabatku yang lagi engga mood itu menurutku terlihat agak ga nyaman dengan suasana baru ini. Mungkin dia merasa tersisihkan. Semenjak kami dekat dengan teman-teman  pecinta korea itu, kami ga bisa meladenin kemanjaannya lagi. Sudahku bilang, bukannya ga mau peduli. Tapi suer, aku agak sulit meladeni orang-orang yang manja. </p>
<p>Tadi sore saja, begitu waktu kuliah selesai. Dia langsung saja keluar ruang, ga nyapa n pamit ama kami dulu. Biasanya tuh, dia pasti ke tempat kami dulu n ngobrol cas cis cus&#8230;.<br />
Belakangan aku tau, setelah aku baca salah satu komentar di wall FB-nya, ternyata dia merasa ga nyaman di kampus akhir-akhir ini. Dia ga bilang mengapa.</p>
<p>Alaa..<br />
Aku engga mau ambil pusing. Udah Gede. Masak masih ngambek-ngambekan gini. Punya sahabat di samping ga dipeduliin. Jadi muales kalo gini. Biarkan sajalah dia menenangkan pikirannya terlebih dulu. Nanti kalo pikirannya itu udah adem, pasti dekat lagi dengan kami. Aneh buanget ya. Udah beberapa tahun seatap, tapi masih belum bisa merasa nyaman antar masing-masing teman yang ga sering dekat. Atau mungkin dia ada masalah lainkah? Kok ga sharing ya&#8230;..<br />
Ga mood itu terkadang bisa jadi penyakit. Apalagi jika sampai orang lain pun ketiban ga moodnya tuh. Pusing jadinya. Jadi ikutan terbebani. Soalnya kepikiran dia terus, takutnya ada apa-apa ma dia, kami cuma besangak di sini. Engga tau apapun. Huaa..<br />
Sahabatku ini aneh. Jadi, untuk apa ada kami? Atau justru dia udah mulai ga bisa percaya lagi ma kami??<br />
Aduh, kok malah berprasangka gini ya&#8230;.weleh, weleh. ;3</p>
<p>Muuacch dululah&#8230;.<br />
Biar huanget&#8230;haha</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/putri07maulina.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/putri07maulina.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/putri07maulina.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/putri07maulina.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/putri07maulina.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/putri07maulina.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/putri07maulina.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/putri07maulina.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/putri07maulina.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/putri07maulina.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/putri07maulina.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/putri07maulina.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/putri07maulina.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/putri07maulina.wordpress.com/216/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putri07maulina.wordpress.com&amp;blog=5595320&amp;post=216&amp;subd=putri07maulina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://putri07maulina.wordpress.com/2010/12/16/penyakit-ga-mood-sahabat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f5f00962036b4a2c665580429ced05a3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puput</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nasehat Seorang Ayah</title>
		<link>http://putri07maulina.wordpress.com/2010/12/15/nasehat-seorang-ayah/</link>
		<comments>http://putri07maulina.wordpress.com/2010/12/15/nasehat-seorang-ayah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Dec 2010 10:45:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puTri_</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://putri07maulina.wordpress.com/?p=202</guid>
		<description><![CDATA[Lagi agak malas nulis ne. Belakangan ini aku tak punya ide apapun yang harus kutuangkan di blogku ini. Kebanyakan isinya hanya curhat-curhatan gaje. Jadi muales ne. Bawaan sendu melulu. Kebanyakan keluh kesahnya aja. Pengen sih nulis yang agak bermutu dikit. Tapi susah. Soalnya kebiasaanku yang sering kelupaan baca buku ga bisa kutinggalin (sengaja dilupain kali!). [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putri07maulina.wordpress.com&amp;blog=5595320&amp;post=202&amp;subd=putri07maulina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lagi agak malas nulis ne. Belakangan ini aku tak punya ide apapun yang harus kutuangkan di blogku ini. Kebanyakan isinya hanya curhat-curhatan gaje. Jadi muales ne. Bawaan sendu melulu. Kebanyakan keluh kesahnya aja. Pengen sih nulis yang agak bermutu dikit. Tapi susah. Soalnya kebiasaanku yang sering kelupaan  baca buku ga bisa kutinggalin (sengaja dilupain kali!). Padahal bukuku ada banyak tuh. Itung-itung buat pustaka pribadi. Koleksi sih hobi. Tapi bacanya susah, kasian ni otak dah encer gini ga diasah-asah (bahh..!!).</p>
<p>Jadi ingat orang tuaku di kampung. Apa kabarnya yia???<br />
Kalau dipikir-pikir, kehidupanku saat ini tergolong sangat bahagia. Makan enak, fasilitas kuliah lengkap, jajan bulanan selalu ada. Pokoknya serba enaklah kuliahku sekarang. Jauh berbeda dengan keadaan saat orang tuaku kuliah dulu. Seharusnya aku bersyukur, karna lahir dan kuliah saat kondisi keuangan orang tuaku baik. (aku jadi merasa bersalah karna sekarang ini aku sering membuat orang tuaku kecewa ;3)</p>
<p>Dulu, Abuku lahir di keluarga yang sangat sederhana. Bahkan kakek dan nenekku harus kerja keras untuk membiayakan tiga orang anaknya. Sejak kecil, abuku tak diajarkan manja. Abuku harus bekerja membantu nenek dan kakekku. Turun ke sawah, mencari getah karet, menanam nilam dan usaha kios kecil-kecilan.<br />
Abuku itu tak pernah mengikuti sekolah sampai selesai. Tak ada uang. SD cuma bisa beberapa tahun. Begitupun SMP dan SMA. Tapi karna kondsi saat itu tidak sama seperti sekarang, berkat bantuan guru-gurunya alhamdulillah abuku bisa mendapatkan ijazah kelulusan dan melanjutkan kuliah S1 Jurusan B.Arab di IAIN Ar Raniry B.Aceh.   </p>
<p>Ketika remaja dulu. Abuku sempat belajar ilmu agama ke pesantren yang ada di Labuhan Haji bagian Selatan Aceh sana. Dengan modal ilmu agama itulah, abuku tumbuh menjadi lelaki yang taat dan berjiwa besar. Hidup abuku terlepas dari tanggung jawab kakek dan nenekku. Sekian tahun abuku tak pulang ke kampung halaman demi menuntut ilmu agama. Setelah puas belajar di Labuhan Haji, abuku menuju Kota Meulaboh setelah beberapa lamanya di kampung. Abuku mendapat kabar dari beberapa tengku katanya ada pesantren yang bagus di Kota itu. Di Babussalam. Ketika itu ada Ulama yang sangat berpengaruh di wilayah itu. Beliau mengelola PonPes dan telah memiliki banyak santri.</p>
<p>Foto Abu &amp; Mama di Mueseum Tsunami </p>
<p>Masa yang sangat berkesan bagi abuku. Di tengah hujan lebat dan sudah sangat larut malam. Abuku harus berkali-kali mondar mandir mencari-cari arah Babussalam itu berada. Tidak ada ada motor. Abuku hanya bermodalkan kakinya saja. Terlebih lagi dikarenakan hujan yang sangat lebat, kota Meulaboh yang belum sepenuhnya beraspal tergenang air hingga sampai di bawah lutut abuku. Beliau hampir saja pasrah. Tapi mengingat ketika itu beliau  tak tau harus ke mana lagi, dengan sabar dan terus melihat-lihat kondisi jalan yang sudah sangat gelap (tak ada lampu jalan), abuku terus berusaha mencari jalan menuju Babussalam. Abuku hanya mendapat informasi bahwa jalan masuk ke Babussalam ada pohon Rumbia di simpang jalannya itu. Toh kondisi sangat gelap dan hujan, sangat sulit melihat dan membedakan pohon-pohon yang ada. Setelah beberapa jam mencari, dan digong-gongin anjing akhirnya abuku tiba juga ke tempat tujuannya.</p>
<p>&#8220;Yang penting abu harus bisa sampai ke sana. Kalau tidak, sia-sia saja usaha abu ke Meulaboh. Abu hanya ingin dapat belajar ilmu Agama lebih dalam lagi&#8221;, kata abuku.</p>
<p>Nah, ketika kuliah. Kata abuku, beliau kuliah dengan biayanya sendiri. Abuku menjadi guru ngaji dan ustad muda di daerah kosannya. Dan ketika itu abuku sangat disegani oleh warga setempat. Abuku tinggal di rumah Pak Abu Bakar, yang sekarang ini menjadi pengusaha ternama di Banda Aceh. Pemilik Pante Pirak yang sudah memiliki cabang di mana-mana di kota Banda Aceh. Dulunya rumah Pak Abu Bakar itu belum sebesar sekarang. Rumahnya di Prada, dan sekarang sudah tidak dipedulikan lagi setelah rusak karna tsunami. Abuku tidak membayar ongkos sewa rumahnya. Ketika itu Pak Abu Bakar itu sangat menyenangi abuku. <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> . Pante pirak awalnya ada di daerah sekitar Mesjid raya. Itu swalayan Pak Abu yang pertama setelah beliau sukses menjalankan usaha kecil-kecilan di Pasar Aceh dengan modal seadanya.</p>
<p>Setelah lulus kuliah, Abuku dipercayakan untuk menjadi asisten dosen di kampusnya. Uang gajinya dipakai untuk membiayai kebutuhan sehari-hari (ketika itu ayah tak lagi tinggal di rumah Pak Abu karna sudah menikah dengan mamaku). Kata ibu kost abuku (yang alhamdulillah masi ada sampai sekarang), abu dan mamaku hidup sangat sederhana. Bahkan, walaupun keadaan sangat susahpun orang-orang tak bakal mengetahuinya. Karna mereka selalu keliatan bahagia dengan kondisinya. Mereka makan seadanya, walau hanya dengan ikan asin saja. (sangat berbeda denganku sekarang yang selalu makan enak)</p>
<p>Abuku lulus PNS dengan mudah setelah pulang ke Meulaboh. Awalnya dipercayakan untuk menjadi salah satu pegawai di DEPAG. Setelah itu, tinggal menghitung tahun. Karier abuku semakin membaik. Menjadi kepala sekolah di MTsN dan MAN hingga sekarang ini menjadi Kepala Dinas Syariat Islam Nagan Raya. Dari hanya bermodalkan kaki (jalan ke sana-sini). Sekarang mencecapi hasilnya. </p>
<p>&#8220;Modal sukses itu harus jujur dan tekun. Tidak boleh banyak mengeluh. Yang penting, fokus terhadap apa yang diinginkan jangan plin plan. Ikuti saja hati nurani&#8221;, itu nasehat Abuku.</p>
<p>Over all. I LOVE MY FATHER N MOTHER. Maafkan aku, yang belum bisa membuatmu bangga. Mungkin, kalau abuku tau keadaanku yang sekarang ini (malas-malasan, manja dengan fasilitas dan tak patuh pada nasehatnya) beliau akan sangat sedih. T.T<br />
Doakan saja anakmu ini. Aku akan usaha untuk kebahagiaan kedua orang tuaku. Terima kasih buat jerih payahmu.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/putri07maulina.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/putri07maulina.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/putri07maulina.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/putri07maulina.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/putri07maulina.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/putri07maulina.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/putri07maulina.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/putri07maulina.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/putri07maulina.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/putri07maulina.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/putri07maulina.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/putri07maulina.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/putri07maulina.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/putri07maulina.wordpress.com/202/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putri07maulina.wordpress.com&amp;blog=5595320&amp;post=202&amp;subd=putri07maulina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://putri07maulina.wordpress.com/2010/12/15/nasehat-seorang-ayah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f5f00962036b4a2c665580429ced05a3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puput</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>nilai C, HUHHHFF!!!!</title>
		<link>http://putri07maulina.wordpress.com/2010/08/03/nilai-c-huhhhff/</link>
		<comments>http://putri07maulina.wordpress.com/2010/08/03/nilai-c-huhhhff/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Aug 2010 05:32:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puTri_</dc:creator>
				<category><![CDATA[curhat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://putri07maulina.wordpress.com/?p=200</guid>
		<description><![CDATA[Benci, kesal, dan heran. Itu yang kurasakan pada salah seorang dosenku. Ketika aku tau bahwa aku mendapatkan nilai c pada mata kuliah yang dipegangnya, sekejab saja emosiku memuncak. Tak bisa kukendali. Aku marah, padanya dan pada diriku sendiri. Menurutku, mata kuliah tersebut adalah mata kuliah yang sangat kupahami, saat final pun aku merasa optimis akan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putri07maulina.wordpress.com&amp;blog=5595320&amp;post=200&amp;subd=putri07maulina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://putri07maulina.files.wordpress.com/2010/08/c.jpg"><img src="http://putri07maulina.files.wordpress.com/2010/08/c.jpg?w=468" alt="" title="c"   class="aligncenter size-full wp-image-204" /></a></p>
<p>Benci, kesal, dan heran. Itu yang kurasakan pada salah seorang dosenku. Ketika aku tau bahwa aku mendapatkan nilai c pada mata kuliah yang dipegangnya, sekejab saja emosiku memuncak. Tak bisa kukendali. Aku marah, padanya dan pada diriku sendiri. Menurutku, mata kuliah tersebut adalah mata kuliah yang sangat kupahami, saat final pun aku merasa optimis akan mendapatkan hasil yang baik untuk mata kuliah ini. Aku tidak menyontek, tiap kegiatan belajar mengajar pun aku ikuti dengan baik. tak ada yang ku lewati. Lantas, mengapa hasilnya seperti ini?<br />
aku marah pada diriku sendiri karena aku tak bisa mengendalikan ego dan emosiku, dan aku juga marah pada dosenku karena belum ada keterangan yang jelas dari beliau mengapa hasil akhirku seperti itu.<br />
berhari-hari kukendalikan emosiku, kucoba untuk ikhlas. Toh kuliah bukan hanya sekedar untuk mencari nilai, tapi juga mencari pemahaman. Tapi rasa kecewa ini tak pernah hilang.<br />
Terkadang aku heran dengan sistim pengajaran dosen yang bisa saja sesuka hatinya. Jika profesional, mahasiswa masih bisa terima. Namun untuk beberapa hal, terkadang ada beberapa tingkah dosen yang agak tidak memedulikan hak mahasiswa.<br />
namun aku tak mau hanya menyudutkan salah satu pihak, mahasiswa pun terkadang terlalu manja. Bahkan dalam proses belajar mengajarnya, acap kali mahasiswa tidak menghargai dosen yang ada di depannya. Tidak ada lagi rasa saling harga menghargai. Jika hasil akhirnya jelek, maka akan saling protes dan mempertahankan argumennya sendiri.<br />
Sudahlah, untuk nilaiku yang jelek tadi ya apa boleh buat. Itulah kesalahan sistim. Mau protes seperti apapun, itulah kekuasaan seorang dosen. Ia yang memutuskan</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/putri07maulina.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/putri07maulina.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/putri07maulina.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/putri07maulina.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/putri07maulina.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/putri07maulina.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/putri07maulina.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/putri07maulina.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/putri07maulina.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/putri07maulina.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/putri07maulina.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/putri07maulina.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/putri07maulina.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/putri07maulina.wordpress.com/200/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putri07maulina.wordpress.com&amp;blog=5595320&amp;post=200&amp;subd=putri07maulina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://putri07maulina.wordpress.com/2010/08/03/nilai-c-huhhhff/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f5f00962036b4a2c665580429ced05a3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puput</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://putri07maulina.files.wordpress.com/2010/08/c.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">c</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HAI PENGUASA, LIHATLAH KAMI&#8230;..!!!</title>
		<link>http://putri07maulina.wordpress.com/2010/08/03/hai-penguasa-lihatlah-kami/</link>
		<comments>http://putri07maulina.wordpress.com/2010/08/03/hai-penguasa-lihatlah-kami/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Aug 2010 03:28:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puTri_</dc:creator>
				<category><![CDATA[opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://putri07maulina.wordpress.com/?p=197</guid>
		<description><![CDATA[Hak Asasi Manusia (HAM) pascakonflik ternyata masih tumpang tindih. Begitu yang terlihat di salah satu wilayah Aceh Besar, Dusun Blang Lam Baroe, Saree Aceh, Kecamatan Lembah Seulawah. Kamis (22/07), waktu menunjukkan pukul 10.00 WIB. Jalanan masih tidak begitu ramai. Perumahan penduduk tampak begitu sunyi. Maklum saja, sebagian besar penduduk di desa ini memiliki mata pencaharian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putri07maulina.wordpress.com&amp;blog=5595320&amp;post=197&amp;subd=putri07maulina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hak Asasi Manusia (HAM) pascakonflik ternyata masih tumpang tindih. Begitu yang terlihat di salah satu wilayah Aceh Besar, Dusun Blang Lam Baroe, Saree Aceh, Kecamatan Lembah Seulawah.</p>
<p>Kamis (22/07), waktu menunjukkan pukul 10.00 WIB. Jalanan masih tidak begitu ramai. Perumahan penduduk tampak begitu sunyi. Maklum saja, sebagian besar penduduk di desa ini memiliki mata pencaharian sebagai petani atau peladang, setengah waktu mereka habiskan untuk menggarap ladangnya.</p>
<p>Siapa sangka, dusun yang terlihat tentram ini ternyata memiliki   masa lalu yang kelam dan tak banyak pihak yang mengetahuinya. Banyak hak warga yang terekploitasi dan tak jelas penyelesaiannya. Bahkan letak keadilan antara warga yang kaya dan  miskin pun patut dipertanyakan.</p>
<p>Ketika masa damai Aceh setelah perjanjian MOU Helsinki tanggal 15 Agustus 2005, banyak hak warga yang belum terpenuhi. Pemerintah setempat hanya mengumbar-umbar janji yang tidak direalisasikan. Salah satu kasus yang didapati adalah pada pembagian jatah hak tempat tinggal untuk warga yang kehilangan rumah ketika konflik. Ada ketidakadilan disini, para warga yang lebih mampu justru lebih banyak mendapatkan bantuan dari pemerintah ketimbang warga yang lebih miskin. Hingga saat ini pun, masih banyak warga yang belum mendapatkan haknya. </p>
<p>“Beginilah nasib kami, hingga sekarang pun hak kami belum dipenuhi. Malahan tetangga-tetangga  kami yang jauh lebih kaya sering kali mendapat bantuan dari pemerintah. Sekarang ini  saya masih tinggal di rumah orang. Bahkan tanah untuk berladang pun saya tidak punya, harus pinjam pada orang juga,”keluh Hafsah salah seorang petani bengkuang di dusun tersebut.</p>
<p>Janji hanya sekedar janji. Menurut keterangan Hafsah, pada tahun 2005 Kepala Dusun pernah mengutip dana sebanyak Rp50.000,- pada tiap warga dengan alasan sebagai syarat warga agar mereka mendapatkan rumah. Namun hingga beberapa tahun belakangan hingga 2010 ini ternyata hanya sebagian saja hak warga tersebut yang terpenuhi. Banyak warga Dusun Blang Lam Baroe merasa iba karena hak yang tak kunjung terpenuhi tersebut.</p>
<p> Jelas  telihat hak Ekonomi, Sosial dan Budaya (EKOSOB) di Dusun Blang Lam Baroe ini belum sepenuhnya terpenuhi. Abdul Wahab, mantan imum Mukim Desa Blang Lam Baroe menerangkan bahwa dari segi kesehatan, satu-satunya Pusat Kesehatan Masyarakat (PUSKESMAS) yang ada tidak dilengkapi dengan fasilitas dan dokter yang memadai. Warga setempat terpaksa dirujuk ke rumah sakit yang ada di Banda Aceh jika mengidap penyakit yang serius. Dan di sana pun, mereka harus menunggu sampai berhari-hari untuk mendapatkan pelayanan dari pihak rumah sakit. Untuk pendidikan saja, hanya ada dua orang guru honor dan beberapa guru kontrak yang mengajar di satu-satunya Sekolah Dasar (SD) yang ada di Dusun Blang Lam Baroe tersebut.</p>
<p>   Peran pemerintah dalam pemenuhan hak-hak EKOSOB warga Dusun Blang Lam Baroe masih sangatlah kurang. Padahal, hak EKOSOB adalah hak positif di mana pemerintah harus berperan aktif untuk segera turun tangan agar hak-hak warga terpenuhi. Jika ketidakadilan masih saja ada, lantas untuk apa pemerintah itu ada??</p>
<p>Hari semakin panas, tak terasa jam telah menunjukkan pukul 13.00 WIB. Para petani mulai kembali ke tempat tinggalnya masing-masing. Hafsah masih tetap di tempatnya. Di  teras rumah sambil terus membersihkan bebijian di hadapannya, ia kembali bercerita tentang kisah kelam di masa lalunya. Sangat sedih memang. Ternyata pada masa konflik Aceh, Hafsah hidup terluntang-lantung, mengungsi dari satu tempat ke tempat lainnya. Bahkan, ia hampir saja mati diracuni orang.</p>
<p>“Sekitar tahun 2001, saya harus mengungsi ke seulimum. Sangat memprihatinkan, ketika itu kami warga Dusun Blang Lam Baroe diharuskan untuk meninggalkan dusun sesegera mungkin. Sebagian warga termasuk saya sendiri untuk beberapa saat tinggal di pengungsian Seulimum. Sempat pada suatu hari hampir sekitar 200 pengungsi mati diracuni orang. Kami dirawat selama tiga hari di rumah sakit yang ada di Banda Aceh. Dan akhirnya, kami tahu ternyata yang meracuni kami adalah seorang wanita bayaran, yang kemudian tewas dipukul di kantor polisi,” cerita Hafsah dengan mimik serius.</p>
<p>Hhh.., ternyata tak hanya pelanggaran hak EKOSOB, pelanggaran hak SIPOL pun pernah dirasakan oleh Hafsah. Hingga saat ini, ia masih berharap-harap ada sedikit perhatian dari pemerintah untuk memberikan hak yang telah lama dinantikannya. Tak hanya Hafsah, Sangat banyak warga sepertinya belum mendapatkan hak yang layak. Dan mereka hanya bisa mengiba. Lantas, kepada siapakah mereka harus mengadu?? Setelah bertahun-tahun haknya tak kunjung terpenuhi. </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/putri07maulina.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/putri07maulina.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/putri07maulina.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/putri07maulina.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/putri07maulina.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/putri07maulina.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/putri07maulina.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/putri07maulina.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/putri07maulina.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/putri07maulina.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/putri07maulina.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/putri07maulina.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/putri07maulina.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/putri07maulina.wordpress.com/197/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putri07maulina.wordpress.com&amp;blog=5595320&amp;post=197&amp;subd=putri07maulina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://putri07maulina.wordpress.com/2010/08/03/hai-penguasa-lihatlah-kami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f5f00962036b4a2c665580429ced05a3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puput</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cikal Bakal Adanya HAM</title>
		<link>http://putri07maulina.wordpress.com/2010/08/03/evolusi-gagasan-ham-dari-natural-rights-theory-hingga-konteks-lokal-keacehan/</link>
		<comments>http://putri07maulina.wordpress.com/2010/08/03/evolusi-gagasan-ham-dari-natural-rights-theory-hingga-konteks-lokal-keacehan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Aug 2010 02:44:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puTri_</dc:creator>
				<category><![CDATA[opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://putri07maulina.wordpress.com/?p=191</guid>
		<description><![CDATA[Pemateri : Wiratmadinata S.H, M.H Oleh : Putri Maulina Kegiatan Mahasiswa Sekolah HAM Angkatan III, senin (02/08), 10.00-12.30 WIB. Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan hak dasar yang melekat pada manusia yang bersifat universal dan alamiah serta tidak bisa diabaikan, dikurangi bahkan dirampas. Hak ini harus dihormati, dilindungi dan dipertahankan. Setiap manusia berhak mendapatkan perlakuan yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putri07maulina.wordpress.com&amp;blog=5595320&amp;post=191&amp;subd=putri07maulina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pemateri : Wiratmadinata S.H, M.H<br />
Oleh	: Putri Maulina</p>
<p>	Kegiatan Mahasiswa Sekolah HAM Angkatan III, senin (02/08), 10.00-12.30 WIB.</p>
<p>        Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan hak dasar yang melekat pada manusia yang bersifat universal dan alamiah serta tidak bisa diabaikan, dikurangi bahkan dirampas. Hak ini harus dihormati, dilindungi dan dipertahankan. Setiap manusia berhak mendapatkan perlakuan yang sama, tidak ada perbedaan antara satu dan lainnya. Dan  ini diatur dalam Undang- undang yaitu UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.</p>
<p>        Menurut Wiratmadinata, ada perbedaan antara HAM pada warga negara biasa dan aparatur negara. Warga negara merupakan individu yang memiliki hak perlindungan oleh negara. Sedangkan aparatur negara seperti tentara atau polisi tidak bisa diperlakukan sebagai individu namun hanyalah sebagai ‘alat’ negara. Warga adalah manusia, sedangkan aparatur negara hanyalah sebagai alat atau bagian dari state dan tidak bisa dianggap sebagai manusia. Yang membedakan antara aparatur negara dengan masyarakat biasa terletak pada power yang ada pada masing-masing pihak. Sebagai aparatur negara yang memiliki kekuasaan, maka tak jarang aparatur negara lah yang menjadi para pelanggar HAM.</p>
<p>           Selanjutnya beliau menjelaskan, cikal bakal lahirnya HAM pada evolusi pertama bermula pada sejarah Barat Klasik tahun 1215 dengan lahirnya ‘Magna charta’ yang merupakan piagam yang dikeluarkan di Inggris pada tahun 1215 yang membatasi monarki Inggris, sejak masa Raja John, dari kekuasaan absolut. Magna Charta adalah hasil dari perselisihan antara Paus, Raja John, dan baronnya atas hak-hak raja. Magna Charta mengharuskan raja untuk membatalkan beberapa hak dan menghargai beberapa prosedur legal, dan untuk menerima bahwa keinginan raja dapat dibatasi oleh hukum. Magna Charta adalah langkah pertama dalam proses sejarah yang panjang yang menuju ke pembuatan hukum konstitusional. </p>
<p>       Selanjutnya HAM berkembang pada tahun 1689 yang dikenal dengan Bill Of Right yang intinya adalah manusia sama di muka hukum (equality before the law). Adagium ini memperkuat dorongan timbulnya negara hukum dan demokrasi. Dan berlanjut dengan munculnya two treatles of  Government, contract social roesseau (1712-1718), Montesquie ( Trias Politica), Declaration of Independence (USA), The French Declaration (The Rule Of Law) pada tahun 1789 yang menyatakan tidak boleh ada penangkapan dan penahanan yang semena-mena, termasuk ditangkap tanpa alasan yang sah dan ditahan tanpa surat perintah yang dikeluarkan oleh pejabat yang sah. </p>
<p>           Pada evolusi kedua, cikal bakal HAM dikenal dengan Universal Declaration of Human Rights ( UDHR) atau Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM) diciptakan oleh PBB pada tahun 1948. Didasari pada semua pemenuhan hak-hak setelah Perang Dunia II (sesudah Hitler memusnahkan berjuta-juta manusia) yang dijadikan dasar pemikiran untuk melahirkan rumusan HAM yang bersifat universal. Walaupun pada penerapannya PBB yang mencetuskan DUHAM ini justru lebih sering melakukan pelanggaran. Ini merupakan kehendak dari Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya yang masih kental dengan tradisi Yahudinya.</p>
<p>         Jika merujuk pada Islam, cikal bakal adanya HAM dapat dilihat pada Alquran dan hadis yang banyak menjelaskan segala hal tentang hak-hak seorang manusia baik berupa nasihat, prinsip-prinsip hukum, perintah dan larangan. Dapat kita lihat pada beberapa ayat Alquran. Contohnya  pada surah Alburuj ayat 8 yang artinya “Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji”. Jelas terlihat di sini ada terindikasi pelanggaran HAM berat yaitu Genosida. </p>
<p>                Pemberlakuan HAM dalam Islam pun dapat dilihat pada sejarah munculnya Piagam Madinah. Piagam Madinah ialah sebuah dokumen yang disusun oleh Nabi Muhammad SAW dengan tujuan utama untuk menghentikan pertentangan sengit antara Bani &#8216;Aus dan Bani Khazraj di Madinah. Piagam Madinah ini memuat beberapa peraturan yang mengatur tentang HAM yang terdapat pada pasal 2-1 0.</p>
<p>             Sikap Islam terhadap HAM Barat ada tiga, yaitu: konservatif (menolak total), sekuler (menerima total) dan moderat (Menerima universal dengan tetap mempertahankan akar agama, budaya, adat istiadat maupun tradisi). Islam juga memandang HAM secara Teosentris (berdasarkan konsep ketuhanan/hablum minallah), sedangkan dalam pemikiran Barat, HAM dipandang secara Antrosentris (berdasarkan konsep kemanusiaan/hablum minan nass). Sebagai contoh, jika seorang muslim menemukan barang berharga di jalan maka ia tak akan mengambilnya dengan alasan takut pada dosa, ini merupakan cara islam menempatkan HAM dengan mempertimbangkan baik buruk berdasar ajaran agama. Sedangkan dalam  Teosentris seseorang akan memandang HAM berdasar konsep kemanusiaan, maka ia tidak akan mengambil barang tersebut karena ia tau betapa ruginya atau betapa kasihannya sang pemilik barang yang telah kehilangan itu. </p>
<p>berl</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/putri07maulina.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/putri07maulina.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/putri07maulina.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/putri07maulina.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/putri07maulina.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/putri07maulina.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/putri07maulina.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/putri07maulina.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/putri07maulina.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/putri07maulina.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/putri07maulina.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/putri07maulina.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/putri07maulina.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/putri07maulina.wordpress.com/191/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putri07maulina.wordpress.com&amp;blog=5595320&amp;post=191&amp;subd=putri07maulina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://putri07maulina.wordpress.com/2010/08/03/evolusi-gagasan-ham-dari-natural-rights-theory-hingga-konteks-lokal-keacehan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f5f00962036b4a2c665580429ced05a3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puput</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Untuk Apa Harus Berbohong?</title>
		<link>http://putri07maulina.wordpress.com/2010/05/07/untuk-apa-harus-berbohong/</link>
		<comments>http://putri07maulina.wordpress.com/2010/05/07/untuk-apa-harus-berbohong/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 May 2010 02:21:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puTri_</dc:creator>
				<category><![CDATA[opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://putri07maulina.wordpress.com/?p=185</guid>
		<description><![CDATA[Apalah arti sebuah kebohongahan?? Mengapa begitu sulit mulutmu itu mengungkapkan apa-apa saja yang sebenarnya patut dicetuskan tanpa harus kau tutupi. Berbohong tak selamanya indah, bohong hanya akan membuatmu tak tenang. Huhh..!! apalah arti sebuah kebohongan, jika jujur justru memberi pencerahan. Bayangkan saja jika yang kau bohongi itu adalah perasaanmu sendiri. Mungkin kau anggap itu yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putri07maulina.wordpress.com&amp;blog=5595320&amp;post=185&amp;subd=putri07maulina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apalah arti sebuah kebohongahan?? Mengapa begitu sulit mulutmu itu mengungkapkan apa-apa saja yang sebenarnya patut dicetuskan tanpa harus kau tutupi. Berbohong tak selamanya indah, bohong hanya akan membuatmu tak tenang. Huhh..!! apalah arti sebuah kebohongan, jika jujur justru memberi pencerahan.<br />
Bayangkan saja jika yang kau bohongi itu adalah perasaanmu sendiri. Mungkin kau anggap itu yang terbaik untukmu. Tapi tak akan baik untuk hatimu. Lidah bisa saja terus mengelak, memunafikkan isi hati. Namun akankan itu memberi ketenangan untukmu??  Tentu saja tak akan pernah. Ketika kau berbohong, rasa khawatir akan terus mengejarmu. Dan itu memang sudah lumrah terjadi, saat tubuhmu itu secara biologis bereaksi menghasilkan hormon-hormon terhadap kebohonganmu itu. Bahkan dalam komunikasi konteks tinggi pun, secara nonverbal  kebohongan dapat dinilai. Mungkin mulutmu dapat memungkiri semua, tapi tidak dengan mata dan raut wajahmu. Lantas, untuk apa kau berbohong? Jika hanya akan membuat hatimu itu resah.<br />
Mungkin ada tipikal orang yang senang berbohong dengan alasan untuk kebaikan, entah untuk dirinya sendiri atau mengatasnamakan orang lain. Misalnya, berbohong pada orang tua ketika kau kehilangan sesuatu, berbohong pada kekasih jika kau tak setuju terhadap suatu hal, atau berbohong agar kau bisa mendapatkan keuntungan dari orang lain. Taukah kau, berbohong hanya akan menimbulkan kebohongan selanjutnya sehingga kau akan terus menerus dikejar oleh kebohongan. Jika ini terus terjadi, bukan manfaat yang kau dapatkan tapi kerugian dan penyesalan. Kebohongan yang berlanjut sangatlah susah untuk dimaafkan. Rasa penyesalan dan bersalah akibat kebohongan yang kau perbuat akan membekas dan takkan pernah hilang. Belajarlah untuk tidak berbohong, dalam hal apapun.<br />
Memang susah untuk jujur, terlebih jika itu terkait dengan masalah perasaan. Tak jarang kita lebih memilih untuk memendam perasaan dan membohongi diri sendiri. Tapi ketahuilah, jujur atas perasaan lebih baik daripada membohongi rasa. Jika kau suka pada seseorang, maka ungkapkanlah. Jika kau tak suka terhadap sikap seseorang juga harus kau ungkapkan, jangan kau pendam. Memendam rasa hanya kan menyesakkan dan menjadi penyakit hati. Jujurlah yang menjadi obat. Namun tetap dengan penyampaian yang baik dan mempertimbangkan perasaan orang lain juga.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/putri07maulina.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/putri07maulina.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/putri07maulina.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/putri07maulina.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/putri07maulina.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/putri07maulina.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/putri07maulina.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/putri07maulina.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/putri07maulina.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/putri07maulina.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/putri07maulina.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/putri07maulina.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/putri07maulina.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/putri07maulina.wordpress.com/185/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putri07maulina.wordpress.com&amp;blog=5595320&amp;post=185&amp;subd=putri07maulina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://putri07maulina.wordpress.com/2010/05/07/untuk-apa-harus-berbohong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f5f00962036b4a2c665580429ced05a3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puput</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Public Relation diidentikkan dengan Wanita Cantik?</title>
		<link>http://putri07maulina.wordpress.com/2010/04/14/public-relation-diidentikkan-dengan-wanita-cantik/</link>
		<comments>http://putri07maulina.wordpress.com/2010/04/14/public-relation-diidentikkan-dengan-wanita-cantik/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Apr 2010 08:28:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puTri_</dc:creator>
				<category><![CDATA[opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://putri07maulina.wordpress.com/2010/04/14/public-relation-diidentikkan-dengan-wanita-cantik/</guid>
		<description><![CDATA[Public Relation (PR) tidak selalu diidentikkan dengan wanita cantik. Memang dikebanyakan tempat tak sedikit PR selalu dipegang oleh wanita cantik ataupun pria tampan. Cantik bukanlah criteria yang mutlak tapi juga patut dipertimbangkan. Seorang PR tidak mesti harus cantik atau tampan, daya tarik ( sense of attractiviness ) tak hanya ditunjukkan dari kecantikan belaka tanpa ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putri07maulina.wordpress.com&amp;blog=5595320&amp;post=183&amp;subd=putri07maulina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Public Relation (PR) tidak selalu diidentikkan dengan wanita cantik. Memang dikebanyakan tempat tak sedikit PR selalu dipegang oleh wanita cantik ataupun pria  tampan. Cantik bukanlah criteria yang mutlak tapi juga patut dipertimbangkan. Seorang PR tidak mesti harus cantik atau tampan, daya tarik ( sense of attractiviness ) tak hanya ditunjukkan dari kecantikan belaka tanpa ada soft skill dari individu itu sendiri. Yang paling penting bagi seorang PR  adalah bagaimana ia dapat menonjolkan dirinya dengan skill dan seberapa besar attitude yang ia miliki, jika ia tidak terlalu cantik maka ia harus dapat  berpenampilan menarik dan elegant.<br />
Tapi tak dapat dipungkiri, cantik tak dapat dipisahkan dari criteria seorang PR. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Harold sigall dan Elliot aronson, menunjukkan bahwa komunikasi yang efektif terhadap public lebih sering terjadi jika wanita cantik yang menjadi penyampai pesannya daripada  wanita yang tak cantik.  Wanita cantik lebih efektif mempengaruhi pendapat seseorang dan biasanya diperlakukan lebih sopan.<br />
Kesimpulannya, PR itu haruslah berpenampilan menarik dan juga harus memiliki kecakapan. Jadi tak salah para pengusaha atau lembaga-lembaga menggunakan wanita cantik untuk promosi dan iklan, tetapi juga menjadi petugas kehumasan.</p>
<p>Yang menjadi kriteria seorang PR	:<br />
1.	Personal intregity, memiliki soft skill ( disiplin, ber-attitude, jujur, dll)<br />
2.	Ability to communicate, pandai berkomunikasi dengan baik<br />
3.	Berpenampilan menarik/sense of attractiviness<br />
4.	Berwawasan luas<br />
5.	Ability to get on the people, bisa membina relasi/pergaulan baik<br />
6.	Ability to organize, pandai mengorganisasikan<br />
7.	Imagination, memiliki imajinasi yang tinggi</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/putri07maulina.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/putri07maulina.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/putri07maulina.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/putri07maulina.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/putri07maulina.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/putri07maulina.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/putri07maulina.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/putri07maulina.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/putri07maulina.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/putri07maulina.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/putri07maulina.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/putri07maulina.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/putri07maulina.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/putri07maulina.wordpress.com/183/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putri07maulina.wordpress.com&amp;blog=5595320&amp;post=183&amp;subd=putri07maulina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://putri07maulina.wordpress.com/2010/04/14/public-relation-diidentikkan-dengan-wanita-cantik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f5f00962036b4a2c665580429ced05a3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puput</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>RISET-RISET UNGGULAN DOSEN UNSYIAH DALAM DAN LUAR NEGERI</title>
		<link>http://putri07maulina.wordpress.com/2010/04/14/riset-riset-unggulan-dosen-unsyiah-dalam-dan-luar-negeri/</link>
		<comments>http://putri07maulina.wordpress.com/2010/04/14/riset-riset-unggulan-dosen-unsyiah-dalam-dan-luar-negeri/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Apr 2010 08:07:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puTri_</dc:creator>
				<category><![CDATA[opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://putri07maulina.wordpress.com/2010/04/14/riset-riset-unggulan-dosen-unsyiah-dalam-dan-luar-negeri/</guid>
		<description><![CDATA[Tugas Penulisan Berita, 14 April 2010. Minat dosen Unsyiah dalam pengembangan riset-riset penelitian dinilai masih sangat memprihatinkan. Walaupun dalam setiap tahunnya angka-angka menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan terhadap keterlibatan dosen-dosen dalam penelitian, namun tidak menunjukkan kemajuan yang berarti. “Mental dosen-dosen peneliti Unsyiah masih sangat lemah, mereka hanya berani bersaing dan melakukan penelitian mandiri/lokal dalam ruang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putri07maulina.wordpress.com&amp;blog=5595320&amp;post=180&amp;subd=putri07maulina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tugas Penulisan Berita, 14 April 2010.</p>
<p>	Minat dosen Unsyiah dalam pengembangan riset-riset penelitian dinilai masih sangat memprihatinkan. Walaupun dalam setiap tahunnya angka-angka menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan terhadap keterlibatan dosen-dosen dalam penelitian, namun tidak menunjukkan kemajuan yang berarti. </p>
<p>“Mental dosen-dosen peneliti Unsyiah masih sangat lemah, mereka hanya berani bersaing dan melakukan penelitian mandiri/lokal dalam ruang lingkup Unsyiah saja dengan mengandalkan sumber dana dari DIPA rutin. Tak banyak yang berani unjuk diri ke tingkat penelitian nasional maupun internasional. Ini sungguh sangat disayangkan,  peneliti Unsyiah sudah jauh tertinggal,” cetus Dr drh Darmawi, M.Si yang terpilih sebagai peneliti terbaik Unsyiah saat Dies Natalis  lalu.</p>
<p>              Selama dua tahun terakhir, jumlah proposal penelitian yang masuk ke lembaga penelitian memang semakin meningkat. Pada tahun 2008 proposal yang masuk adalah sebanyak 473 judul dengan nilai diajukan sekitar Rp.18,875 miliar lebih. Sedangkan pada tahun 2009 jumlah ini meningkat menjadi 723 judul dengan nilai Rp.51,153 miliar lebih. Akan tetapi yang sangat disesalkan, riset-riset yang ada tidak diikuti oleh publikasi dan sosialisasi yang baik, sehingga begitu banyak masyarakat dan juga mahasiswa yang tidak mengetahui hasil penelitian tersebut. </p>
<p>“Publikasi biasa dilakukan setelah setahun penelitian. Namun akibat keterbatasan dana dan fasilitas yang dibutuhkan, riset-riset penelitian ini tidak dapat diterapkan secara efektif dan disosialisasikan kepada publik, sehingga hanya menjadi bahan ajar dosen untuk perkuliahan. Padahal publikasi riset ini begitu penting untuk meningkatkan mutu dan kualitas Unsyiah agar mendapatkan citra yang baik dalam masyarakat dan dapat mengungguli universitas-universitas lainnya,” kata ketua lembaga penelitian Unsyiah Dr. Musri Musman, M.Sc beberapa waktu yang lalu.</p>
<p>	Selanjutnya, berdasarkan keterangan Musri, riset-riset yang ada lebih didominasi oleh peneliti dari bidang Ilmu pengetahuan Alam (IPA) daripada bidang sosial. Tampak pada jumlah proposal yang masuk tiap tahunnya, dari judul yang diajukan para peneliti menunjukkan penelitian dalam bidang IPA lebih banyak diminati. </p>
<p>   	Hal tersebut menurut Musri disebabkan karena kurangnya motivasi dosen-dosen Unsyiah yang berbasiskan ilmu-ilmu sosial untuk ikut serta dalam penelitian. Sehingga tak jarang penelitian dalam bidang sains lebih unggul dan menonjol seperti hasil yang telah ditunjukkan oleh peneliti-peneliti asal Fakultas Teknik, Fakultas Kedokteran, Fakultas MIPA, Fakultas Pertanian dan Fakultas Kedokteran Hewan. </p>
<p>         Beberapa peneliti  telah berhasil menunjukkan kemampuannya di universitas lain baik di dalam negeri maupun di luar negeri, seperti Darmawi, dari Fakultas Kedokteran Hewan yang pernah mendapatkan penghargaan di Universitas Mataram dan Saifullah Ramli dari Fakultas Teknik yang berhasil menjalin kerja sama dengan tim peneliti dari USM dalam riset berkenaan dengan integrated study dari buah pisang.</p>
<p> 	  “Motivasi dalam penelitian itu sangat penting. Tunjukkan bahwa dosen itu tak hanya bisa mengajar saja, tetapi juga bisa berkarya dan menghasilkan riset-riset ilmiah. Kita tidak boleh kalah bersaing dengan peneliti yang ada di luar sana dan hanya memanfaatkan buah pikiran orang lain saja. Dosen-dosen Unsyiah pun memiliki integritas yang tinggi dan tak kalah hebatnya dengan dosen-dosen di Universitas luar Aceh,” ujar Darmawi menggebu-gebu.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/putri07maulina.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/putri07maulina.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/putri07maulina.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/putri07maulina.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/putri07maulina.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/putri07maulina.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/putri07maulina.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/putri07maulina.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/putri07maulina.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/putri07maulina.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/putri07maulina.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/putri07maulina.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/putri07maulina.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/putri07maulina.wordpress.com/180/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putri07maulina.wordpress.com&amp;blog=5595320&amp;post=180&amp;subd=putri07maulina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://putri07maulina.wordpress.com/2010/04/14/riset-riset-unggulan-dosen-unsyiah-dalam-dan-luar-negeri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f5f00962036b4a2c665580429ced05a3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puput</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menulis dengan Hati</title>
		<link>http://putri07maulina.wordpress.com/2009/12/17/menulis-dengan-hati/</link>
		<comments>http://putri07maulina.wordpress.com/2009/12/17/menulis-dengan-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Dec 2009 10:26:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puTri_</dc:creator>
				<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://putri07maulina.wordpress.com/?p=168</guid>
		<description><![CDATA[Ketika mulut tidak mampu lagi berkata-kata. Ketika mata dan hati tak dapat lagi mencurahkan segala hasrat yang ada, bahkan ketika raga tak mampu lagi bergerak untuk bertindak. Hanya satu yang bisa kita lakukan, &#8221; Menulislah!&#8221;. Jari-jarimu adalah hidupmu. Jari-jarimulah yang selalu menemanimu dan menolongmu. Tanpa jari-jari, kamu bisa apa?! bahkan disaat kamu buta dan bisu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putri07maulina.wordpress.com&amp;blog=5595320&amp;post=168&amp;subd=putri07maulina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://putri07maulina.files.wordpress.com/2009/12/218321_0_kursus_menulis_writing_course1.jpg"><img src="http://putri07maulina.files.wordpress.com/2009/12/218321_0_kursus_menulis_writing_course1.jpg?w=150&#038;h=150" alt="" title="218321_0_Kursus_Menulis_Writing_Course" width="150" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-171" /></a><br />
Ketika mulut tidak mampu lagi berkata-kata. Ketika mata dan hati tak dapat lagi mencurahkan segala hasrat yang ada, bahkan ketika raga tak mampu lagi bergerak untuk bertindak. Hanya satu yang bisa kita lakukan, &#8221; Menulislah!&#8221;.<br />
Jari-jarimu adalah hidupmu. Jari-jarimulah yang selalu menemanimu dan menolongmu. Tanpa jari-jari, kamu bisa apa?! bahkan disaat kamu buta dan bisu pun, jari-jarimulah yang paling setia menemanimu, melakukan apapun yang tak bisa dilakukan oleh bagian lain yang ada pada ragamu. Begitu pun ketika kamu tak dapat mencurahkan isi hatimu, jari-jarimu lah yang berperan. Meliuk-liuk di atas sebuah lembaran putih, menciptakan intuisi tersendiri, merangkai beratus-ratus kata, hingga terciptalah sebuah tulisan, Tulisan dari hati.</p>
<p>kawan, menulislah dari hati. Sebaris kalimat pun akan bermakna, jika kamu mengikuti hatimu. Tulisan mempunyai &#8220;taste&#8221; tersendiri, satu kata memiliki beribu makna. Satu kata dari hati, menyimpan bervolt-volt energi yang dapat mencerahkan siapa pun. Menulislah dari hati, bahkan disaat kamu marah, sedih dan senang pun. Disinilah kamu dapat berbagi. Tulisan bahkan dapat menunjukkan siapa dan bagaimana pribadi kita ini. </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/putri07maulina.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/putri07maulina.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/putri07maulina.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/putri07maulina.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/putri07maulina.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/putri07maulina.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/putri07maulina.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/putri07maulina.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/putri07maulina.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/putri07maulina.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/putri07maulina.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/putri07maulina.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/putri07maulina.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/putri07maulina.wordpress.com/168/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putri07maulina.wordpress.com&amp;blog=5595320&amp;post=168&amp;subd=putri07maulina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://putri07maulina.wordpress.com/2009/12/17/menulis-dengan-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f5f00962036b4a2c665580429ced05a3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puput</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://putri07maulina.files.wordpress.com/2009/12/218321_0_kursus_menulis_writing_course1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">218321_0_Kursus_Menulis_Writing_Course</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>egois&#8230;</title>
		<link>http://putri07maulina.wordpress.com/2009/09/07/153/</link>
		<comments>http://putri07maulina.wordpress.com/2009/09/07/153/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2009 06:21:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puTri_</dc:creator>
				<category><![CDATA[curhat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://putri07maulina.wordpress.com/?p=153</guid>
		<description><![CDATA[hufhh&#8230;.!! matahari terasa sangat ganas. Jam sudah menunjukkan pukul 12.00 tepat. Kulitku terasa terbakar. Tak daya, kuhentikan motorku di warnet dekat kostanku, terasa adem di sini, sejenak ku lepas rasa gerahku. tak terasa sudah 17 hari aku lewati puasa ramdhan ini, tak terasa berat. Hanya mungkin pengaruh cuacalah yg bgitu menggoda iman. Terik matahari merayuku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putri07maulina.wordpress.com&amp;blog=5595320&amp;post=153&amp;subd=putri07maulina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>hufhh&#8230;.!! matahari terasa sangat ganas. Jam sudah menunjukkan pukul 12.00 tepat. Kulitku terasa terbakar. Tak daya, kuhentikan motorku di warnet dekat kostanku, terasa adem di sini, sejenak ku lepas rasa gerahku.<br />
tak terasa sudah 17 hari aku lewati puasa ramdhan ini, tak terasa berat. Hanya mungkin pengaruh cuacalah yg bgitu menggoda iman.<br />
Terik matahari merayuku untuk tidak bnyak beraktifitas, membuatku malas. Bahkan kapasitas beribadahku pun sedikit demi sedikit mulai menurun, tak sesemangat ketika hari-hari awal Ramadhan. hhahaha&#8230;. batinku kembali mengejekku, ternyata aku belum kuasa melawan egoku tuk lbih menjalankan prinsip. Aku telah kalah beberapa langkah. Huh, ku berhenti sejenak tuk menarik nafasku, lalu kembali berjuang meningkatkan semangatku menjalankan ramadhan ini&#8230;.</p>
<p>Beberapa hari belakangan ini, aku begitu terpengaruh dengan suasana di sekitarku. Terlalu banyak kegiatan, hidup yg masih terlalu ingin &#8220;hepi-hepi&#8221; membuatku lalai.<br />
tadarus Qur&#8217;anku mulai menurun. shalat-shalat sunnatku mulai bolong-bolong, ntah bagaimana ku harus menghilangkan rasa malas ini. padahal katanya setan di belenggu ketika bulan ramadhan ini, lantas apa yg membuat rasa malas akan ibadah datang padaku selain dari keegoisanku sendiri? Rabbi, maafkan hamba-Mu ini&#8230;!</p>
<p>egois&#8230;..egois&#8230;aku memang masih terlalu egois! ntah bagaimana melawannya.<br />
huh, inilah salah satu sifat manusia yg begitu menghancurkan. Jika tak dikendalikan, sia-sialah hidup ini&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/putri07maulina.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/putri07maulina.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/putri07maulina.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/putri07maulina.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/putri07maulina.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/putri07maulina.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/putri07maulina.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/putri07maulina.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/putri07maulina.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/putri07maulina.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/putri07maulina.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/putri07maulina.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/putri07maulina.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/putri07maulina.wordpress.com/153/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putri07maulina.wordpress.com&amp;blog=5595320&amp;post=153&amp;subd=putri07maulina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://putri07maulina.wordpress.com/2009/09/07/153/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f5f00962036b4a2c665580429ced05a3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puput</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
